Pada masyarakat tradional khususnya masyarakat suku Banjar di Kalimantan Selatan, sebelum dikenalnya pengobatan secara modern berbagai macam tanaman atau tumbuhan dipercaya dapat menyembuhkan berbagi macam penyakit, dan hal tersebut masih di percaya hingga saat ini, berikut beberapa jenis penyakit dan cara pengobatannya :
1. GETAH KALADI UNTUK MENGHENTIKAN PENDARAHAN PADA LUKA KECIL
2. DAUN JAMBU KLUTUK UNTUK MENGOBATI BAHIRAAN / DIARE
Daun Jambu klutuk/jambu biji di percaya dapat menembuhkan sakit pencernaan atau biasa di sebut masyarakat banjar bahiraan (diare), adapun cara pengolahannya ambil beberapa lembar daun jambu klutuk yang masih muda (pucuk) lalu cuci bersih, untuk orang dewasa bisanya akan langsung dikunyah daun tersebut namun untuk anak-anak/balita setelah daun di cuci bersih tumbuk daun tersebut hingga halus lalu tambahkan air hangat, kemudian saring pisahkan ampasnya, air dari tumbukan daun jambu klutuk/jambu biji tersebut minumkan ke anak/balita yang terkena bahiraan/diare.
3. BUAH PISANG AWA UNTUK MENYEMBUHKAN SAKIT MAAG
Untuk mengobati penyakit maag atau nyeri pada lambung secara tradional masyarakat banjar cukup sederhana yakni hanya dengan mengkonsumsi pisang awa baik yang sudah masak ataupun yang masih mentah.
4. AIR LIMAU NIPIS UNTUK MENGATASI BATUK RINGAN
Untuk mengatasi sakit batuk secara tradisional masyarakat banjar biasanya dengan mengkonsumsi perasan air jeruk nipis yang di campur dengan kecap asin, selain itu bisa juga dengan minum asam kamal/asam jawa yang dicampur sedikit gula habang.
5. BIJI BUAH KALANGKALA UNTUK MENGATASI KEBABAGUSAN/BALAWA
Kebabagusan atau bisa juga disebut orang Balawa merupakan penyakit yang berupa bengkak pada bagian leher, untuk mengatasi penyakit ini secara tradisional masyakat banjar menggunakan biji buah kalangkala yang di bakar kemudian dicampur dengan minyak lamak (minyak dari kelapa) dan dioleskan pada leher yang bengkak, selain itu juga biasa digunakan blau cuci pakaian.
Demikian sedikit informasi berbagai cara pengobatan tradional yang biasa digunakkan masyarakat suku banjar kalimantan selatan.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar