Anak Ranting: MENGOBATI PENYAKIT KAYAP MENGGUNAKAN TAHI (KOTORAN) CACING

Halaman

Kamis, 17 Juni 2021

MENGOBATI PENYAKIT KAYAP MENGGUNAKAN TAHI (KOTORAN) CACING

 

Ilustrasi gambar kayap/herpes @hellosehat.com

KAYAP sering di sebut-sebut oleh masyarakat suku banjar Kalimantan Selatan, untuk sejenis penyakit kulit basah, bergelembung berisi air, gatal dan terasa nyeri seperti terbakar hingga menembus bagian belakang/depan bagian tubuh yang terinfeksi virus ini.

Dalam dunia medis Kayap ini disebut dengan  nama Herpes Zoster (Cacar Api/Cacar Ular), yang mana disebabkan oleh inpeksi Herpes Simplex Virus (HSV) dan penyakit kulit ini dapat menular dari penderita ke orang lain jika terkena cairan dari gelembung kayap/herves.

Pada masyarakat tradisional khususnya masyarakat suku Banjar Kalimantan Selatan, pada masa lampau/dahulu sebelum mengenal pengobatan modern, mereka lebih mengenal obat atau  ramuan yang berasal dari alam sekitar baik berupa tumbuh-tumbuhan dan hewan, sehingga sampai saat ini tidak dapat di kesampingkan dalam hal ikhtiar untuk kesembuhan berbagai penyakit.

gambar @adearisandi.wordpress.com

Begitupun untuk penyembuhan penyakit kayap/herpes ini, banyak cara tradisional yang beredar di masyarakat suku banjar untuk mengobatinya antara lain salah satunya dengan menggunakan Tahi (kotoran) Cacing, 

Sebagaimana pengalaman penulis dalam menerapkannya saat terinfeksi virus ini, adapun cara penggunaan Tahi (kotoran) Cacing, pertama ambil tahi cacing pada pagi hari karena masih basah, kemudian oleskan/kasai pada bagian yang terinfeksi, biarkan hingga mengering usahakan mulai di terapkan pada saat baru  terinfeksi, efek yang di rasakan setelah mengoleskan tahi cacing teersebut kulit akan terasa lebih dingin yang mana sebelumnya terasa panas saat belum di oleskan.

Untuk selajutnya tetaplah gunakan obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter baik berupa salep dan obat yang di minum, dan hindarkan menggaruk walaupun gatal-gatal yang sangat di rasakaan. Insha Allah kurang dari seminggu bagian yang terinfeksi akan mengering.

Semoga bermanfaat atas setiap ikhtiar kita dalam pengobatan walau bersumber dari kebiasaan-kebiasaan masyarakat tradisional di sekitar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER